Alamat :

Jl. Cerme No. 24 Cilacap

Mengatasi Cedera Olahraga

Apakah anda mengalami cedera olahraga yang berulang kali selama beberapa bulan ini? Apakah anda mulai merasa nyeri setelah berolahraga beberapa menit atau satu babak? Apakah anda atlet dan tidak bisa berprestasi maksimal karena cedera tidak kunjung baik?

Cedera olahraga sering terjadi pada atlet, pada non-atlet yang berolahraga rutin, juga pada yang hanya sesekali berolahraga di saat libur pekan. Semua bisa terkena.

Terkilir, cedera atau robek tendo dan ligamen akibat gerakan atau benturan kuat adalah normal. Tetapi jika terjadi akibat gerakan ringan saja, berarti tendo atau ligamen yang cedera sudah lemah terlebih dahulu sebelum terjadi cedera. Cedera yang terjadi berulang-ulang juga hanya terjadi pada tendo dan ligamen yang lemah, tidak pada tendo dan ligamen yang kuat. Begitu juga rasa tidak nyaman atau nyeri setelah berolahraga satu babak atau beberapa menit.

Serabut tendo dan ligamen yang lemah itu bisa karena masalah biomekanik (otot tidak seimbang, kelurusan tulang tidak tepat, atau teknik olahraga yang salah), tidak cukup aliran darah dan zat pertumbuhan, kekurangan mineral tertentu, atau pemulihan cedera yang tidak cukup waktu.

Tendo yang rusak ini dapat dilihat dengan USG muskuloskeletal. Akan tampak tendo bengkak disertai berkurangnya serabut-serabut kolagen. Kadang ditemukan robekan, bisa sebagian atau total.

Obat anti nyeri saja dan injeksi anti radang tidak akan menyelesaikan masalah. Tendo dan ligamen yang lemah harus dibuat kuat kembali dengan terapi regeneratif, berupa injeksi PRP atau proloterapi, jika hanya bengkak atau robekan sebagian. Jika terjadi robekan total, harus dilakukan pembedahan.

Selain dengan proloterapi, faktor-faktor biomekanik yang membuat tendo lemah dan cedera olahraga berulang harus diperbaiki. Kekuatan dan aktivasi otot yang tidak seimbang diperbaiki dengan latihan kekuatan otot dan peregangan. Fungsi sensor gerakan sendi dilatih kembali. Kelurusan tulang diperbaiki dan diproteksi dengan brace khusus, kinesiotaping atau pemakaian alas kaki dan perlengkapan olahraga yang tepat. Teknik olahraga yang salah juga harus diperbaiki untuk mencegah olahraga berulang.

Periksalah cedera olahraga anda ke dokter yang tepat, serta dapatkan penanganan yang tepat dan komprehensif. Terapi regeneratif paling tepat untuk atlet yang ingin berprestasi kembali atau non-atlet yang ingin dapat berolahraga kembali.

Punggung Sakit di Bagian Bawah

Punggung sakit sering terjadi di masyarakat. Punggung sakit, terutama punggung bagian bawah, bukan hanya akibat saraf kejepit.  Saraf kejepit karena penonjolan bantalan tulang belakang atau HNP (hernia nucleus pulposus), hanya menyebabkan sekitar 10% nyeri punggung bawah. Punggung bagian bawah sakit lebih sering karena retakan di bantalan sendi, kerusakan sendi (sendi facet dan sacroiliacal) serta kerusakan ligament. Bisa juga karena infeksi atau tumor, tetapi jarang.

Penanganan medis berbeda-beda tergantung penyebab punggung sakit yang didiagnosa oleh dokter. Bisa berupa obat-obat saja, fisioterapi (latihan otot perut dan punggung, traksi tulang belakang, dll), injeksi anti radang atau radiofrequency dengan bantuan visual c-arm atau USG, terapi regeneratif (injeksi PRP dan proloterapi), serta operasi jika perlu.

Ligamen tulang belakang dan tulang panggul sering jadi sumber nyeri yang terlewatkan dalam pemeriksaan dokter. Ligamen yang rusak selain menyebabkan nyeri di pinggul, nyeri otot bokong dan nyeri menjalar ke paha dan betis. Ligamen yang kendur menyebabkan tulang belakang tidak stabil dan  akhirnya merusak sendi facet dan bantalan tulang. Punggung sakit akibat kerusakan ligamen ini diobati dengan terapi regeneratif (proloterapi).

Biomekanik tulang belakang juga harus diperbaiki. Penderita punggung sakit harus tahu cara aktivitas sehari-hari yang aman untuk tulang belakang, seperti cara angkat barang dari lantai atau posisi komputer dan cara duduk di tempat kerja yang benar. Otot-otot yang tidak seimbang harus dikuatkan atau diregang. Otot perut dan otot punggung harus dilatih untuk menstabilkan tulang belakang agar punggung sakit tidak terulang lagi.

Lutut Sakit pada Anak Remaja yang Sedang Tumbuh

Pada anak remaja sering terjadi lutut sakit saat berlari, melompat atau saat berlutut menekan lantai yang keras. Bisa disertai tumbuh tonjolan di tulang tungkai dekat lutut. Lutut sakit seperti ini disebut penyakit Osgood-Schlatter.

Pada anak remaja yang sedang tumbuh, tulang tungkai (tibia) bagian atas dekat lutut terdapat lempeng pertumbuhan. Lempeng pertumbuhan ini lunak dan pada bagian ini menempel urat (tendo) otot paha depan. Pada anak yang sering berlari dan melompat, otot paha depan akan menarik bagian lempeng pertumbuhan sehingga timbul tonjolan disertai lutut sakit.

Pada lutut sakit ini dipakaikan strap khusus yang melindungi tonjolan tulang dari benturan dan mengurangi tarikan tendo otot. Perbaikan biomekanik bertujuan menambah kelenturan otot paha depan dan pinggul sehingga mengurangi tarikan di lempeng pertumbuhan.

Tendo patella (urat tulang tempurung lutut) mengalami kerusakan (tendinosis), menjadi lemah dan membuat lutut sakit. Untuk tendinosis diberikan terapi regeneratif (injeksi proloterapi) untuk merangsang pertumbuhan tendo yang rusak.

WhatsApp chat